Bedah

Aku membedah rindu dan mengirisnya menjadi bagian-bagian kecil

Menganatomi dan mengkulturkannya

Antara dingin dan sepi

Rindu selalu beranak-pinak

.

Aku membedah perasaan ini dan membuahkannya pada dimensi waktu

Menyeterilkannya pada waktu yang berlapis-lapis tipis

Antara kini dan kala

Engkau selalu terlahir di pagi hari tanpa kecuali

.

Kita selalu berufuk pada sedimen yang sudah-sudah

namun biar ku ukir engkau setiap senja

Berulang dan berulang

Hingga kini dan lalu bukanlah jarak antar waktu dan rasa.

-richardapatis

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s