Gelap

Biar ku merangkak dalam gelap sepi

Berjalan dalam hutan sunyi penuh kabut

dan terhuyung-huyung letih penuh didih peluh

Tak juga binar cahaya menemukanku

Biar aku terkapar penuh ragu dengan tangan tak mengepal sekeras dahulu

Tak juga binar cahaya menyelimuti

Tatapku setajam maut dan tak juga rembulan menatap balik

Aku hilang dan terus menghilang

Gelap mencuri apa yang telah ada-ada padaku 

Aku kini kosong dan yang tersisa hanya kenangan

Karena kau satu-satunya binar cahaya yang telah sudi menyentuhku

Tak apalah aku dikurung sepi untuk sejenak mengingat apa yang kini tersisa dan harus kujaga

-richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s