Sang Pujangga

Menurutku

Tak ada lagi pujangga yang paling romantis selain Sang Malam

Malam terkadang mengartikan rindu dengan caranya sendiri

Yang seluruh isi semesta ini pun tak dapat mengartikannya

Malam terkadang bersenandung penuh pilu dengan caranya sendiri

Sehingga seluruh alat musik yang ada tak dapat mengartikannya

Mungkin dengan bulan dan bintang, Sang Malam berbagi rasa

Aku iri pada malam, ia begitu lembut namun tegas terhadap perasaan

Ia begitu kusyuk, bahkan petir pun enggan mengganggu

Puisi pun tak harus berkata-kata di malam hari

Pesonanya menggetarkan seluruh jagad dan mengetuk pintu hati ribuan makhluk

Aku ingin seperti Malam

Begitu jujur dan berani!

Sedang aku hanya manusia senja

-richardapatis

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s