Halaman Masing Masing

Apa yang terbesit kala genangan malam membajiri

Rindu yang berjingrak-jingkrak di sudut kamar

Di waktu paruh baya nanti

Tempat kau menangisi

Tepat di ruangan itu

Dengan dinding jadi saksinya

Mendengar dosa mu

Keluh kesah tentang nasib tua nanti

Yang sebenarnya takdir adalah halaman masing masing

Yang kau tulis dengan lirih-lirih desah tangis

Memungut rindu yang fana

Karena kenangan yang bercumbu liar

Melahirkan rindu yang sebenarnya telah tiada

richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s