Rinduku Di Mesin Jahit

Rindu ini ku rajut, jarak demi jarak, tanpa tanya namun penuh ragu

Kata-kata ku susun, penuh makna dan dedikasi namun menjadi ambigu

.

Waktu demi waktu ku pintal, tanpa henti namun tak beraturan

Takdir demi takdir aku telusuri, layaknya hidup hanyalah sebuah lembaran

.

Suara-mu tak lekang oleh jarak, berkumandang seperti sangkakala

Wangi-mu tak lekang oleh medium, merasuk menjadi-jadi

.

Dirimu selalu ku seduh setiap pagi

Agar ingat tentu sudah pasti

Belum juga dengan kenangannya

Buat ku merintih tak tahan

.

richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s