Rinduku Di Mesin Jahit

Rindu ini ku rajut, jarak demi jarak, tanpa tanya namun penuh ragu

Kata-kata ku susun, penuh makna dan dedikasi namun menjadi ambigu

.

Waktu demi waktu ku pintal, tanpa henti namun tak beraturan

Takdir demi takdir aku telusuri, layaknya hidup hanyalah sebuah lembaran

.

Suara-mu tak lekang oleh jarak, berkumandang seperti sangkakala

Wangi-mu tak lekang oleh medium, merasuk menjadi-jadi

.

Dirimu selalu ku seduh setiap pagi

Agar ingat tentu sudah pasti

Belum juga dengan kenangannya

Buat ku merintih tak tahan

.

richardapatis

Advertisements

Tak Semudah Dulu

Ombak yang menghempas seluruh harap maupun angan

Terbawa mengelilingi Samudra Hindia hingga ke Samudra Arktik

Tak lekas hilang juga dari sanubari

.

Tak bisa-kah hidup semudah dahulu?

Layaknya menyeduh kopi di pagi hari

Tanpa gula maupun rasa

Lalu melupakan-mu tanpa sisa

.

Aku hanya mengikis takdir tanpa sebuah kepastian

Hanya untuk berjudi dalam sebuah perasaan

.

Kita hanya sebatas kata yang tak akan mengartikan sebuah keinginan

Kita hanya sebatas nada yang tak akan mengartikan sebuah harmoni

Kita hanya sebatas jarum yang tak akan mengartikan sebuah waktu

.richardapatis