Ke-absolutan rasa

Marah yang mendidih dalam sukma

Bergelora,mengaum layaknya macan pada musim kawin

Benci menyelimuti aku

Menyanjungku dengan laknatnya

.

Inginku ku koyak perasaan-ku

agar mati tak bernyawa

Untuk apa merasa jika akhirnya sedih memaksa

Sampah

.

Ku kutuk segala tawa dan rasa

Buat apa tersenyum jika harus termenung dalam duka

Aku ingin sebuah ke-absolutan rasa

Bahagia tanpa asa

Tawa tanpa sedu

.

Benci mendidihkan aku

Mencetak aku

Membentukku

Jadi serdadunya

Aku yang dikhianati rasa dan tawa

.

richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s