Bukan Malam biasa

Malam ini terlalu berharga untuk kutinggal terlelap

Jendela yang terbuka lebar di sudut ruangan mulai memanggilku dengan rias sinar bulan purnamanya

Sejenak kupandangi langit malam ini, akankah aku setenang ini tanpa hadirmu?

Apakah kita sedang menatap langit yang sama?

Malam ini terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja

Terus kupandangi segala macam objek di langit itu

Ah, masihkah kita menyalurkan keluh kita ke penjuru malam?

Atau masihkah kita terbuai dengan nikmatnya mimpi yang semu?

Yang jelas aku tak akan tidur malam ini, begitu juga malam berikutnya

Jika malam memang setenang ini

Biar mataku terjaga sepanjang sungai nil

Agar tak 1 jengkal kenangan tentangmu hilang dari peradaban memoriku

richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s