Serdadu-serdadu Nada

Nada-nada yang biasa kita senandungkan di tengah taman

Petikan-petikan gitar yang berdenting seiring matahari yang kian tenggelam

Dentuman-dentuman kecil tanganmu

Siul-siul merdu dari mulutmu

Sudah berapa banyak matahari tenggelam sejak cengkrama terakhir kita?

Rindukah engkau bersenandung denganku di taman itu?

Nada-nada yang kita tuangkan, seakan bunga-bunga taman itu hidup dari nada kita.

Namun sekarang, taman itu sunyi, hanya siul-siulan burung yang kudengar, dentuman itu hanyalah suara kaki anak-anak yang sedang bermain, siul-siul itu sudah tiada, berikut dirimu

Sekali lagi sebelum matahari tak akan terbit lagi, sudikah engkau menjadi Serdadu Nada bersamaku?

richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s