Larut dalam Sunyi

Sejenak meratap pada jendela kamar
Dinding-dinding yang mulai kuning termakan lembab
Kosong, Senyap, Sunyi

Kemudian ratapan kosong kita saling bertemu
Nyaman, ternyata aku tak kesepian sendirian

Rajut dan rajut
Merajut Pita kesepian
Sepintal demi sepintal

Ketika sepi tak berbicara
Akankah bising bersua

Ketika mata tak bertatap
Akankah sayang ini tersampaikan

Tunggu-tunggulah dahulu
Sepi ini kurajut dan kupintal
Biar Pertemuan menjadi benang yang ku-pintal dan Peluk Hangat menjadi kain yang ku-rajut

richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s