Sebentar Saja

Sayangku kemari

Jangan pergi dulu

Ruangan ini sedikit demi sedikit memudar tanpa dirimu

Sabar lah sebentar  saja, biar kudekap dirimu lebih erat

Sabar lah sebentar saja, biar kita habiskan teh yang masih hangat ini, berbicara mengenai rasa dan asa di antara kita

janganlah sedih, walau awan hitam sudah membendung tangisnya

Mendung ini tak selalu meng-kisahkan tentang duka, sayang

Begitu juga dengan matahari yang  selalu mengisahkan tentang suka

richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s