Masihkah?

Masihkah aku akan bersandar di pundakmu lagi?

seperti sedia kala, untuk sekedar ber-istirahat maupun berkeluh-kesah

Masihkah aku akan memelukmu dengan erat?

Seperti sedia kala, untuk menghangatkan maupun melepas rindu

Masihkah aku akan tertawa dengan ceritamu?

Seperti sedia kala di bawah bintang yang bersanding dengan bulan malam itu

Masihkah namaku terucap di setiap doamu?

Aku tak berharap banyak

Namun, disetiap nafas,darah,dan jiwa yang ada di raga ini

Hanya engkau yang membuat raga ini masih bisa bertahan di tengah keluh kesah dunia ini.

richardapatis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s